Edukasi Kesehatan

Informasi kesehatan terpercaya untuk mendukung kehamilan yang sehat dan aman.

Kategori Edukasi

Semua Kategori
Kehamilan
Perawatan Diri
Nutrisi
Persalinan
Bayi & Anak
Kesehatan Mental

Artikel Terbaru

Thumbnail
Bayi & Anak
Pentingnya Seribu Hari Pertama Kehidupan

Seribu hari pertama kehidupan (1000 HPK) dimulai sejak janin terbentuk di dalam kandungan hingga dua tahun pertama kehidupan yang merupakan periode krusial untuk membangun fondasi kesehatan anak jangka panjang. Pada 1000 HPK terjadi proses tumbuh kembang yang pesat,  dan jika terjadi gangguan pada periode ini maka berdampak pada berbagai penyakit jangka panjang, seperti obesitas, diabetes tipe 2, hipertensi, penyakit kardiovaskular hingga kanker. Oleh karenanya, selama periode 1000 HPK dibutuhkan pemberian nutrisi yang tepat, dan ASI merupakan nutrisi awal terbaik bagi anak.Seperti kita ketahui jumlah pederita stunting di Indonesia adalah ksekitar 21,5%. Oleh karena itu diperlukan strategi yang cermat dan akurat dalam menanggulangi stunting di Indonesia. Sejalan dengan itu saat ini pemerintah melalui BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) memfokuskan penurunan stunting pada 1000 hari pertama kehidupan. Oleh karena itu perbaikan masa kehamilan dan menyusui menjadi penting dalam menanggulangi stunting di Indonesia.Selama kehamilan terdapat perubahan fisiologis yang terjadi pada ibu hamil yaitu detak jantung dan curah jantung meningkat, peningkatan cairan tubuh, peningkatan laju pernapasan untuk memenuhi kebutuhan oksigen janin, peningkatan kadar hormon yang dapat menyebabkan mual, muntah, kembung, selain itu terjadi peningkatan kebutuhan kalori dan nutrisi, kapasitas kandung kemih ibu berkurang sehingga lebih sering buang air kecil, payudara mengencang dan membesar serta pertumbuhan kelenjar susu.Pemeriksaan antenatal merupakan pemeriksaan kehamilan yang bertujuan untuk memantau kemajuan proses kehamilan demi memastikan kesehatan pada ibu serta tumbuh kembang janin yang ada di dalamnya dan membantu ibu dalam menghadapi masa persalinan, nifas, menghadapi persiapan pemberian ASI secara eksklusif, serta kembalinya kesehatan alat reproduksi dengan wajar. Pemeriksaan antenatal dilakukan minimal sebanyak 6 kali yaitu pada trimester 1 dilakukan 2 kali l, trimester 2 dilakukan 1 kali,dan di trimester 3 dilakukan sebanyak 3 kali.Pemeriksaan antenatal yang dilakukan yaitu pengukuran indeks massa tubuh, tekanan darah, ukur lingkar lengan atas, ukur tinggi fundus uteri (usia kehamilan lebih dari atau 12 minggu), pemeriksaan presentasi janin dan denyut jantung janin, skrining status imunisasi tetanus dan pemberian imunisasi jika diperlukan, pemberian tablet tambah darah setiap hari selama kehamilan, pemeriksaan laboratorium dan USG, mendeteksi tanda dan bahaya kehamilan, memberi konseling sesuai usia kehamilan.Tanda kehamilan yang sehat pada ibu dan janin yaitu pada ibu hamil terjadi peningkatan berat badan dalam batas normal, mengalami tanda-tanda kehamilan yang normal seperti payudara membesar, nyeri, areola menghitam, kelelahan, perubahan preferansi makan, mual dengan atau tanpa muntah, asam lambung meningkat, sembelit. Pada janin, yaitu janin berkembang secara konsisten sesuai usia kehamilan, gerakan janin terasa dan dapat dihitung secara manual mulai trimester 2 (10 kali/hari), denyut jantung janin normal, posisi janin semakin mendekati jalan lahir, dan jumlah air ketuban cukup.Pemenuhan nutrisi yang tepat selama kehamilan dan menyusui penting untuk menghindari risiko malnutrisi dan gagal tumbuh pada anak. Ibu hamil membutuhkan zat gizi lebih banyak untuk menunjang pertumbuhan janin. Begitu pun pada ibu menyusui, diperlukan penambahan jumlah dan jenis asupan untuk mencukupi produksi ASI. Pemenuhan nutrisi selama kehamilan dan menyusui penting untuk menghindari risiko malnutrisi dan gagal tumbuh pada anak.Kebutuhan tambahan kalori selama kehamilan sebanyak 90.000 kkal, artinya ibu hamil hanya membutuhkan tambaha sekitar 300 kalori/ harinya dari porsi biasa bukan mengonsumsi porsi makanan 2 kali lipat. Ibu hamil dan menyusui sebaiknya mengonsumsi aneka ragam pangan bergizi untuk memenuhi kebutuhan makronutrien (protein, lemak dan karbohidrat) dan mikronutrien (asam folat, kalsium, zinc, dan zat besi). Periode 2 tahun pertama setelah melahirkan juga menjadi periode kritikal karena masa ini adalah masa paling cepat untuk perkembangan otak bayi. Dengan demikian diharapkan orang tua menjaga jarak kehamilan sehingga dapat fokus untuk memantau perkembangan bayi agar terhindar dari stunting. Oleh karena itu kontrasepsi jangka panjang dianjurkan dalam periode 2 tahun ini. Adapun beberapa metode kontrasepsi jangka panjang yang dapat diberikan adalah alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR), implan dan sterilisasi. AKDR merupakan alat kontrasepsi yang dimasukan ke dalam rahim yang dapat bertahan hingga 10 tahun. Implan merupakan alat kontrasepsi hormonal yang dimasukan jaringan lengan bawah kulit. Sedangkan sterilisasi adalah pemasangan cincin di saluran tuba fallopii yang merupakan penghubung antara ovarium dan rahim.Seribu hari pertama kehidupan merupakan periode yang penting bagi sebuah keluarga. Oleh karena itu seorang ibu hendaknya memeriksakan kehamilan secara teratur dan melakukan persalinan di fasilitas kesehatan dan menjaga jarak kehamilan untuk mencegah anak stunting

dr. Isnadiar 29 Jun 2026
Thumbnail
Kesehatan Mental
Perubahan Fisik dan Psikis Pada Ibu Hamil

Kehamilan merupakan proses tumbuh dan berkembangnya janin di dalam rahim seorang ibu. Kehamilan bisa menjadi kondisi yang menyenangkan, nikmat tetapi juga dapat membawa ketidaknyamanan pada ibu hamil. Kehamilan yang dijalani dengan bahagia, santai, lapang dada akan membawa pada kehamilan yang sehat secara psikis.Kehamilan merupakan masa yang berat bagi seorang ibu karena ibu hamil membutuhkan dukungan dari berbagai pihak terutama dari suami agar dapat menjalani proses kehamilan sampai melahirkan dengan aman dan nyaman.Pada tubuh ibu hamil baik dari trimester I sampai dengan Trimester III terjadi banyak perubahan fisik, antara lain:1. Pada trimester ITrimester pertama terjadi pada 0-12 minggu. Tidak terjadinya menstruasi merupakan tanda pertama kehamilan, serta payudara mulai terasa nyeri dan menjadi lebih besar dan lebih berat sebab saluran air susu baru berkembang untuk persiapan menyusui. Selain tiu rasa mual juga terjadi pada trimester pertama akibat proses pencernaaan yang lambat pada ibu hamil. Hal ini menyebabkan makanan dicerna dalam lambung lebh lama dari biasanya sehingga menimbulkan rasa mual.Pada beberapa minggu pertama kehamilan, ibu akan cepat lelah dan akan menjadi lebih sensitif seperti perubahan rasa kecap di mulut. Keadaan ini menyebabkan beberapa ibu hamil tidak menyukai makanan dan minuman yang biasa ibu hamil suka, dan sebaliknya. Misalnya ibu mendadak mengidam makanan yang tidak biasa mereka makan. Perubahan ini terjadi oleh karena meningktanya kadar hormon yang terjadi selama kehamilan.2. Pada trimester IITrimester kedua meliputi periode kehamilan minggu ke-13 sampai dengan minggu ke -28, yang merupakan waktu stabilitas atau kehamilan sungguh-sungguh terjadi. Terjadi perubahan hiperpigmentasi kulit, puting susu, dan kulit sekitarnya muai lebih gelap. Bentuk badan wanita akan mengalami perubahan yang tidak enak dipandang dan memerlukan banyak pengertian dari pasangannya.3. Pada trimester IIIBerlangsung dari kehamilan 29 minggu sampai dengan 40 minggu (sampai bayi lahir). Pada trimester ketiga ini terjadi perubahan terutama pada berat badan, akibat pembesaran uterus dan sendi panggul yang sedikit mengendur yang menyebabkan calon ibu sering kali mengalami nyeri pinggang. Jika kepala bayi sudah turun ke dalam pelvis, ibu mulai merasa lebih nyaman dan nafasnya menjadi lebih lega.Kondisi psikologis ibu hamil selama masa kehamilan tidak kalah penting. Justru ibu hamil lebih banyak mengalami perubahan psikologis selama kehamilan. Perubahan psikologis ini akan mempengaruhi suasana hati, penerimaan, sikap dan bahkan nafsu makan ibu hamil itu sendiri. faktor penyebab terjadinya perubahan psikologis ibu hamil adalah meningkatnya prosuksi hormon progesteron, akan tetapi tidak selamanya pengaruh hormon progesteron  menjadi dasar perubahan psikis, melainkan kerentanan daya psikis seseorang  atau yang lebih dikenal dengan kepribadian. Ibu hamil yang menerima atau sangat mengharapkan  kehamilan akan lebih baik dalam menyesuaikan diri dengan berbagai perubahan. Berbeda dengan ibu hamil yang bersikap menolak kehamilan. Kehamilan dianggap sebagai hal yang meresahkan atau mengganggu. Kondisi tersebut akan mempengaruhi kehidupan psikis ibu menjadi tidak stabil.Perubahan psikologis ibu pada masa kehamilan antara lain:1.     Perubahan emosionalTerdapat penurunan kemauan seksual kerena rasa letih dan mual, terjadinya perubahan suasana hati seperti depresi atau khawatir mengenai penampilan dan kesejahteraan bayi dan dirinya.  Cemas dan mulai memperhatikan bayinya apakah akan lahir dengan sehat. Kecemasan akan meningkat seiring bertambahnya umur kehamilan. Ada rasa gembira bercampur takut karena telah mendekati persalinan dan apaakah bayi akan lahir sehat, berikut cemas dengan tugas - tugas yang akan menunggu setelah persalinan.2.     Cenderung malasPerubahan hormonal mempengaruhi gerakan tubuh ibu, seperti gerakannya yang semakin lamban dan cepat merasa letih. Keadaan tersebut membuat ibu hamil cenderung menjadi malas.3.     SensitifReaksi ibu menjadi lebih peka, mudah tersinggung dan mudah marah. Keadaan seperti ini sudah semestinya harus dimengerti suami dan jangan membalas kemarahan dengan kemarahan karena akan menambah perasaan tertekan. Perasaan tertekan akan berdampak pada perkembangan fisik dan psikis bayi.4.     Mudah cemburuAda keraguan kepercayaan terhadap suami, seperti takut ditinggal suami  atau suami pergi dengan wanita lain. Perlu komunikasi yang lebih terbuka antara suami dan istri.5.     Meminta perhatian lebihTiba-tiba ibu menjadi manja dan ingin selalu diperhatikan. Perhatian yang cukup dapat memicu tumbuhnya rasa aman dan nyaman serta menyokong pertumbuhan janin.Perubahan –perubahan tersebut diatas mesti disikapi dengan baik, diterima, dimaklumi, dan akhirnya bisa dinikmati. Tentunya dengan dukungan dari pasangan, keluarga, lingkungan sekitar serta tenaga kesehatan. Menjalani kehamilan yang sehat secara fisik dan psikis akan membentuk generasi baru yang sehat dan cerdas. Generasi yang sehat akan membentuk negara  yang sehat pula.

dr. Isnadiar 29 Jun 2026
Thumbnail
Perawatan Diri
Persalinan Normal Jadi Mudah dan Lancar, Senam Hamil Yuk..

Pada era modern seperti sekarang ini, senam hamil sudah tidak asing lagi terdengar di telinga kita. Bahkan menjadi trend tersendiri dikalangan ibu-ibu hamil terutama di kota-kota besar. Selain mengkonsumsi makanan yang bergizi dan menjaga pola istirahat, ibu hamil juga perlu memperhatikan persiapan fisik dengan melakukan olah raga. Senam hamil dianggap sebagai bentuk aktivitas fisik dan olah raga yang aman untuk ibu hamil serta salah satu cara merawat diri selama kehamilan.Senam hamil sangat bermanfaat untuk dilakukan selama kehamilan. Berlatih senam hamil pada masa kehamilan dapat membantu melatih pernafasan dan membuat ibu hamil merasa relaks sehingga memudahkan adaptasi ibu terhadap perubahan tubuh selama kehamilan.Senam hamil merupakan terapi latihan gerak dan salah satu kegiatan dalam pelayanan selama kehamilan atau prenatal care yang bertujuan untuk mempersiapkan ibu hamil secara fisik dan mental saat menghadapi persalinan agar persalinan normal dapat berlangsung dengan cepat, aman, dan spontan.Melalui senam hamil, ibu hamil akan diajarkan cara mengurangi kecemasan dan mengurangi rasa takut dengan cara relaksasi fisik dan mental, serta mendapatkan informasi untuk mempersiapkan tentang apa saja yang akan terjadi selama persalinan.Tujuan dari senam hamil yaitu :· Memperkuat dan mempertahankan elastisitas otot dinding perut, ligamen,dan otot dasar panggul yang berhubungan dengan proses persalinan.· Membentuk sikap tubuh, sikap tubuh yang baik selama kehamilan dan persalinan dapat mengatasi keluhan-keluhan umum pada wanita hamil, mengurangi sesak nafas akibat bertambah besarnya perut.· Menguasai teknik pernafasan yang mempunyai peranan penting dalam kehamilan dan persalinan untuk mempercepat relaksasi tubuh yang dengan napas dalam, dan juga untuk mengatasi rasa nyeri pada saat kontraksi.· Menguatkan otot -otot tungkai, dimana tungkai akan menopang berat tubuh ibu yang semakin lama makin berat seiring dengan bertambahnya usia kehamilan·  Mencegah varises, yaitu pelebaran pembuluh darah balik (vena) yang sering terjadi pada ibu hamil.·  Memperpanjang nafas, karena seiring bertambah besarnya janin akan mendesak isi perut ke arah dada. Hal ini akan membuat rongga dada lebih sempit dan nafas ibu tidak bisa optimal. Dengan senam hamil maka ibu akan dapat berlatih agar nafasnya lebih panjang dan tetap relaks.·  Latihan mengejan, latihan ini khusus untuk menghadapi persalinan, agar ibu bisa mengejan dengan benar sehingga bayi dapat lancar keluar dan tidak tertahan di jalan lahir.·  Mendukung ketenangan fisik.Sedangkan manfaat yang bisa didapatkan dari senam hamil, antara lain :·  Mengatasi sembelit (konstipasi), kram dan nyeri punggung·  Sirkulasi darah menjadi lancar·  Postur tubuh menjadi lebih baik·  Tidur lebih berkualitas·   Mengurangi stress·   Membantu mengembalikan bentuk tubuh lebih cepat setelah melahirkan·   Otot bagian panggul menjadi lebih kuat·   Tekanan darah lebih stabilHal-hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan senam hamil, yaitu :·  Gunakan pakaian yang nyaman, tidak ketat, dan menyerap keringat.·  Lakukan pemanasan sebelum melakukan senam hamil dan pendinginan setelah melakukan senam hamil.·  Hindari gerakan memutar, membalikkan badan, dan berdiri secara cepat.·  Ketahui batas kemampuan dan jangan terlalu memaksakan diri.· Konsumsi cukup air sebelum, selama, dan setelah melakukan senam hamil untuk mencegah dehidrasi.Senam hamil ini hanya bisa dilakukan ketika kandungan berusia 22-36 minggu, ada juga yang menganjurkan bila kehamilan sudah mencapai 28 minggu ke atas. Namun yang perlu diperhatikan, tidak semua kondisi ibu hamil dapat melakukan senam hamil, sehingga disarankan untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan.Kriteria ibu hamil yang tidak di perkenankan untuk mengikuti senam hamil yaitu ibu hamil dengan Preeklamsia, KPD (Ketuban Pecah Dini), Perdarahan trimester II dan trimester III, Kemungkinan lahir prematur, Incompetent Cervik, Diabetes Melitus, Anemia, Thypoid, Aritmia, Riwayat perdarahan, Penurunan atau kenaikan berat badan berlebihan, Janin kembar, letak bayi sungsang.Senam hamil juga bisa dilakukan di rumah dengan gerakan yang sederhana. Adapun untuk gerakan senam hamil tersebut yaitu :·   Gerakan duduk bersilaGerakan ini merupakan gerakan dasar senam hamil. Duduk bersila merupakan posisi paling aman untuk ibu hamil karena tidak ada penekanan pada perut. Posisi ini dikombinasikan dengan pemanasan. Pemanasan bisa dengan menggelengkan kepala ke kanan dan ke kiri sebanyak 3 kali, gerakan kepala tengok kanan dan ke kiri sebanyak 3 kali. Menundukkan dan juga menengadahkan kepala ke atas dan ke bawah sebanyak 3 kali. Hal terakhir yang dilakukan saat posisi ini adalah dengan menggerakkan bahu naik dan turun tiga kali.·   Gerakan Senam JongkokGerakan jongkok ini bermanfaat untuk menguatkan otot panggul dan otot paha ibu hamil serta meregangkan otot sekitar pinggul dan pelviks agar longgar dan lebih lentur. Caranya yaitu, berdiri dengan luruskan posisi pungggung dan pelan pelan turunkan posisi sampai ke dalam posisi jongkok. Tahanlah selama 10 detik dan kembali ke posisi berdiri. Ulangi gerakan ini sampai 5 kali.·   Gerakan Senam KegelTujuan dari gerakan ini adalah untuk memperkuat otot panggul bagian bawah, termasuk kandung kemih, rahim, dan usus besar. Caranya adalah dengan mengencangkan otot bagian bawah panggul seperti sedang menahan buang air kecil. Tahan selama beberapa detik, lalu lemaskan kembali otot tersebut.·   Gerakan Senam Kupu-Kupu ( Tailor Sit)Gerakan ini bertujuan untuk meregangkan otot panggul dan paha, dan dapat membantu mengurangi nyeri punggung bagian bawah. Caranya adalah duduk di lantai, punggung lurus dan menempel ke dinding, kedua telapak kaki saling bersentuhan, dorong lutut ke bagian bawah hingga lutut menyentuh lantai. Lakukanlah posisi ini selama 10-20 detik·  Wall Push UpGerakan ini merupakan jenis gerakan push up yang dilakukan dengan cara berdiri dan bertumpu pada dinding. Gerakan ini sangat baik untuk menjaga kesehatan otot dan tulang. Caranya, berdirilah menghadap dinding, dengan jarak 1 lengan dari dinding. Angkat kedua lengan lurus ke depan selebar bahu. Tumpukan telapak tangan pada dinding, lalu tekuk siku sambil mencondongkan tubuh ke depan hingga wajah mendekati dinding. Ulangi gerakan ini hingga 10 kali..Latihan senam hamil ini harus dihentikan jika terjadi keluhan nyeri di bagian dada, nyeri kepala, dan nyeri persendian, kontraksi rahim yang sering,keluar cairan, denyut jantung meningkat > 140/menit, kesulitan untuk berjalan, dan mual, serta muntah yang menetap.Senam hamil ini bisa dilakukan dimana saja, namun untuk hasil yang maksimal, akan lebih baik lagi jika mengikuti petunjuk instruktur. Bidan dan instruktur biasanya akan memberikan tips dan panduan gerakan senam ibu hamil yang tepat sesuai dengan kebutuhan.·   Gerakan Senam Kupu-Kupu ( Tailor Sit)Gerakan ini bertujuan untuk meregangkan otot panggul dan paha, dan dapat membantu mengurangi nyeri punggung bagian bawah. Caranya adalah duduk di lantai, punggung lurus dan menempel ke dinding, kedua telapak kaki saling bersentuhan, dorong lutut ke bagian bawah hingga lutut menyentuh lantai. Lakukanlah posisi ini selama 10-20 detik·   Wall Push UpGerakan ini merupakan jenis gerakan push up yang dilakukan dengan cara berdiri dan bertumpu pada dinding. Gerakan ini sangat baik untuk menjaga kesehatan otot dan tulang. Caranya, berdirilah menghadap dinding, dengan jarak 1 lengan dari dinding. Angkat kedua lengan lurus ke depan selebar bahu. Tumpukan telapak tangan pada dinding, lalu tekuk siku sambil mencondongkan tubuh ke depan hingga wajah mendekati dinding. Ulangi gerakan ini hingga 10 kali..Latihan senam hamil ini harus dihentikan jika terjadi keluhan nyeri di bagian dada, nyeri kepala, dan nyeri persendian, kontraksi rahim yang sering,keluar cairan, denyut jantung meningkat > 140/menit, kesulitan untuk berjalan, dan mual, serta muntah yang menetap.Senam hamil ini bisa dilakukan dimana saja, namun untuk hasil yang maksimal, akan lebih baik lagi jika mengikuti petunjuk instruktur. Bidan dan instruktur biasanya akan memberikan tips dan panduan gerakan senam ibu hamil yang tepat sesuai dengan kebutuhan.

dr. Isnadiar 29 Jun 2026
Thumbnail
Nutrisi
Kebutuhan Nutrisi Ibu Hamil Terpenuhi, Kehamilan Pasti Lancar

Banyak ibu yang mengatakan kehamilan merupakan pengalaman menyenangkan sekaligus mendebarkan. Selain harus menjaga kesehatan dirinya sendiri, Ibu hamil juga harus memperhatikan kesehatan janin yang dikandung. Namun, tak ada yang perlu dikhawatirkan selama kebutuhan nutrisi ibu hamil terpenuhi. Bagaimana caranya?Saat hamil ibu memang mudah lapar, apalagi trimester pertama kadang ditandai dengan keinginan (ngidam) makanan tertentu. Namun, bukan berarti ibu hamil bisa makan berlebihan atau makan apa saja, tanpa mempertimbangan komposisi dan jumlah asupan makanannya. Kebutuhan Nutrisi Ibu HamilSelain zat gizi makro seperti karbohidrat, protein dan lemak, ibu hamil juga membutuhkan zat gizi mikro, seperti vitamin dan suplemen. Berikut adalah zat gizi penting yang harus ada dalam makanan Ibu hamil untuk memastikan kesehatan ibu dan janin dalam kandungannya.Asam FolatAsam folat dibutuhkan untuk pertumbuhan sel-sel tubuh dan organ pada janin, serta membantu ibu hamil mengontrol tekanan darah. Kekurangan asam folat dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan janin dan gangguan kehamilan, seperti preeklamsia atau komplikasi kehamilan yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah disertai dengan adanya protein dalam urin.Setiap hari ibu hamil membutuhkan 600-800 mcg asam folat, yang bisa didapat dari kacang-kacangan (kacang kedelai, polong dan kacang tanah), hati, telur dan sayuran hijau.KalsiumKalsium dibutuhkan dalam pembentukan tulang dan gigi janin, serta menjaga kesehatan tulang ibu hamil. Kalsium juga membantu menurunkan risiko gangguan kehamilan, seperti hipertensi dan kelahiran prematur.Asupan kalsium bisa didapat dari sumber protein hewani seperti susu, produk susu (yoghurt, keju), ikan, tahu dan sayuran berwarna hijau tua. ProteinIkan dan ayam, terutama yang tidak berlemak, dan telur merupakan sumber protein hewani yang dibutuhkan sebagai sumber kalori dan pembentukan darah bagi ibu hamil, serta zat pembangun jaringan tubuh pada janin. Pastikan ikan dan telur sampai benar-benar masak, dan tidak dimakan mentah-mentah.LemakLemak sehat, seperti asam lemak omega 3 dan DHA (asam dokosaheksaenoat), mendukung perkembangan mata dan otak janin yang sehat. Lemak yang sehat bisa didapat dari alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian dan ikan kaya lemak, seperti salmon, sarden, dan ikan tuna.Zat BesiZat besi dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah, karena meningkatnya volume darah yang dibutuhkan selama kehamilan. Kekurangan zat besi dapat meningkatkan risiko bayi lahir prematur, berat badan lahir rendah, serta depresi pasca melahirkan.Asupan zat besi bisa didapatkan dari daging merah tanpa lemak, ikan, unggas, sayuran dan kacang-kacangan, serta suplemen tablet tambah darah (TTD).VitaminSelama kehamilan ibu hamil membutuhkan asupan vitamin, terutama vitamin B dan D. Vitamin B, termasuk B1, B2, B6, B9, dan B12 dibutuhkan untuk memberi energi dan mengoptimalkan kondisi plasenta. Sedangkan vitamin D, terutama D3, dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan tulang janin.Vitamin B banyak terdapat dalam daging ayam, pisang, kacang-kacangan, gandum utuh dan roti. Sedangkan vitamin D bisa diperoleh dari susu, jeruk, ikan dan paparan langsung sinar matahari pagi. Nutrisi Ibu Hamil Saat PuasaHamil bukan merupakan hambatan bagi ibu untuk menjalankan ibadah puasa, sepanjang tidak ada komplikasi atau masalah kesehatan yang serius. Pastikan kondisi ibu benar-benar sehat dan konsultasikan terlebih dahulu pada tenaga kesehatan.Berikut adalah tips memenuhi nutrisi ibu hamil selama berpuasa.Makanan Sumber Energi Saat SahurPilih menu makanan kaya energi saat sahur, seperti nasi, roti gandum atau sereal berserat tinggi. Lengkapi dengan camilan sehat, seperti pisang dan kurma.Makan Sedikit tapi SeringWaktu makan bisa dimulai saat adzan maghrib, sebelum shalat tarawih, sebelum tidur dan saat sahur. Hindari porsi besar dan makanan tinggi gula ketika berbuka puasa. Sebaiknya dimulai dengan camilan ringan, seperti buah kurma atau protein nabati, seperti tahu dan tempe. Setelah kadar gula mulai kembali normal, ibu bisa mengkonsumsi makanan berat dengan gizi seimbang, terdiri dari makanan sumber karbohidrat, protein dan serat. Minum SusuMinumlah susu saat berbuka dan sahur. Susu mengandung protein, kalsium, dan vitamin yang dibutuhkan untuk pertumbuhan janin.Kurangi Minuman BerkafeinHindari minuman mengandung kafein, termasuk teh dan kopi. Perbanyak minum air putih saat sahur dan berbuka untuk memenuhi kebutuhan cairan dan mencegah dehidrasi. Kebutuhan cairan juga bisa diperoleh dari buah-buahan yang banyak mengandung cairan, seperti semangka atau blewah.Minum Vitamin dan SuplemenSelain dari makanan, kebutuhan suplemen juga bisa didapatkan dari vitamin dan suplemen, seperti tablet tambah darah (TTD). Pastikan ibu hamil tidak lupa minum vitamin dan suplemen yang diberikan oleh dokter atau bidan selama berpuasa.Selain memenuhi kebutuhan nutrisi, ibu hamil harus tetap menerapkan pola hidup sehat dan segera berkonsultasi ke dokter atau bidan, jika mengalami keluhan atau gangguan kehamilan, saat berpuasa maupun tidak.

dr. Isnadiar 23 Jun 2026
Thumbnail
Kehamilan
Pentingnya Pemeriksaan Kehamilan di Fasilitas Kesehatan atau Puskesmas

Angka Kematian Ibu dan Bayi di Indonesia termasuk nomor tiga tertinggi di negara-negara Asia Tenggara, sebagaimana disampaikan oleh Direktur Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Kementerian Kesehatan RI, dalam sebuah acara temu wicara akhir bulan Desember 2023 lalu. Penyebab kematian bayi kebanyakan adalah berat badan lahir rendah (BBLR), sedangkan pada ibu penyebab kematian tertinggi adalah pendarahan dan eklampsia atau tekanan darah tinggi dan kejang yang terjadi pada kehamilan atau persalinan. Inilah pentingnya melakukan pemeriksaan kehamilan di puskesmas secara rutin oleh tenaga kesehatan terlatih sebagai salah satu solusi efektif dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Selain itu juga, dibutuhkan partisipasi serta kesadaran ibu terhadap pemeriksaan kehamilan di puskesmas oleh tenaga kesehatan.Pemeriksaan kehamilan atau Antenatal Care (ANC) adalah pemeriksaan yang bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan fisik dan mental ibu hamil, hingga siap menghadapi masa persalinan, masa nifas, pemberian ASI secara eksklusif, serta kembalinya kesehatan alat reproduksi secara alami dan bertahap. Dilakukan minimal 6 (empat) kali selama kehamilan, 1 kali pada trimester pertama, 2 kali pada trimester kedua, dan 3 kali pada trimester ketiga.Tujuan Pemeriksaan Kehamilan Adapun tujuan melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin adalah Memantau proses kehamilan untuk memastikan kondisi kesehatan ibu selama kehamilan, serta pertumbuhan janin yang ada dalam rahim.Mendeteksi komplikasi atau masalah kehamilan sejak dini, termasuk riwayat penyakit ibu hamil dan tindak pembedahan sebelumnya. Meningkatkan serta mempertahankan kesehatan ibu dan bayi.Mempersiapkan proses persalinan untuk meminimalkan trauma yang mungkin terjadi pada masa persalinan, sehingga Ibu dapat melahirkan bayi dengan selamat.Mengurangi angka kesakitan dan kematian ibu hamil.Mempersiapkan peran ibu dan keluarga untuk menerima kehadiran anak dan memastikan tumbuh kembangnya dengan normal.Mempersiapkan ibu untuk menjalani masa nifas serta memberikan ASI eksklusif pada bayinya dengan lancarPelayanan Pemeriksaan KehamilanPemeriksaan kehamilan dapat dilakukan di puskesmas, klinik, atau rumah sakit oleh tenaga kesehatan, antara lain bidan, perawat, dan dokter spesialis obstetri dan ginekologi (dokter kandungan). Hal-hal yang diperiksa pada ibu hamil meliputiPenimbangan Berat Badan dan Pengukuran Tinggi BadanPemantauan berat badan sesuai grafik peningkatan berat badan ini bertujuan untuk mendeteksi ada tidaknya gangguan pada pertumbuhan janin dalam kandungan. Sedangkan pengukuran tinggi badan bertujuan untuk mengetahui adanya faktor risiko yang dapat mempersulit persalinan, seperti Cephalopelvic Disproportion (CPD) pada ibu hamil dengan tinggi badan kurang dari 145 cm.Pengukuran Tekanan DarahPemantauan tekanan darah ini bertujuan untuk menghindari risiko tekanan darah tinggi atau hipertensi, yaitu tekanan darah di atas 140/90 mmHg. Tekanan darah tinggi membuat ibu hamil rentan terkena eklamsia, yang dapat membahayakan kehamilan dan persalinan, bahkan dapat menyebabkan kematian ibu. Pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA)Pengukuran lingkar lengan atas hanya dilakukan satu kali pada trimester pertama untuk mengetahui status gizi ibu hamil. Apabila LILA kurang dari 23,5cm, ibu hamil berpotensi mengalami KEK (Kekurangan Energi Kronis) yang dapat meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan lahir rendah (BBLR).Pengukuran Tinggi Fundus Uteri (Tinggi Rahim)Tujuannya untuk memperkirakan perkembangan janin dalam kandungan, dengan cara mengukur jarak dari puncak tulang panggul hingga ke bagian teratas dari perut ibu hamil.Pemeriksaan Presentasi Janin dan Denyut Jantung JaninTujuannya untuk mendeteksi kemungkinan adanya kelainan letak janin atau masalah lain. Pemeriksaan ini biasanya dilakukan mendekati masa persalinan.Skrining Status Imunisasi TetanusTujuannya untuk mengetahui status imunisasi ibu hamil, serta memberi vaksin tetanus jika belum dilakukan, untuk membangun kekebalan ibu hamil terhadap infeksi tetanus.Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD)Tablet tambah darah (TTD) mengandung sedikitnya 60 mg zat besi dan 400 microgram asam folat, dan harus diminum ibu hamil setiap hari selama kehamilan. Tujuannya untuk mencegah kekurangan zat besi dan anemia.Pemeriksaan LaboratoriumTerdiri dari pemeriksaan kadar hemoglobin dan pemeriksaan darah lainnya sesuai indikasi kondisi kesehatan yang ditemui, kadar protein pada urin dan kondisi kehamilan dan janin melalui Ultrasonografi/USG. Tata Laksana KhususApabila ditemukan masalah atau kelainan pada kehamilan, dokter atau bidan segera dapat melakukan penanganan atau merujuk pada tenaga ahli lainnya.KonselingSetiap kali melakukan pemeriksaan kehamilan di puskesmas, ibu dapat melakukan temu wicara atau konseling dengan bidan atau dokter yang menangani. Tujuannya untuk mendapatkan informasi terkait kesehatan ibu dan janin dalam kandungan, serta langkah-langkah yang harus dilakukan untuk memastikan kehamilan yang sehat dan lancar. Setelah memahami pentingnya pemeriksaan kehamilan di puskesmas sebagaimana dijelaskan di atas, jangan ragu lagi untuk mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat secara rutin.Catat dan gunakan buku KIA untuk memantau kesehatan ibu, bayi dan anak sejak usia kehamilan sampai usia 6 tahun. Dengan demikian, ibu bisa tenang menjalani kehamilan dan siap menyambut kehadiran sang buah hati saat persalinan.

dr. Isnadiar 23 Jun 2026
Thumbnail
Nutrisi
Gizi Seimbang Ibu Hamil

Seorang ibu hamil  harus mempunyai status gizi yang baik dan mengonsumsi makanan yang beranekaragam baik proporsi maupun jumlahnya. Ibu hamil harus mengkonsumsi  makanan lebih banyak karena harus memenuhi kebutuhan zat gizi untuk dirinya dan untuk pertumbuhan serta perkembangan janin/bayinya. Bila makanan ibu sehari-hari tidak cukup mengandung zat gizi yang dibutuhkan, maka janin atau bayi akan mengambil persediaan yang ada didalam tubuh ibunya, seperti sel lemak ibu sebagai sumber kalori; zat besi dari simpanan di dalam tubuh ibu sebagai sumber zat besi janin/bayi. Demikian juga beberapa zat gizi tertentu tidak disimpan di dalam tubuh seperti vitamin C dan vitamin B yang banyak terdapat di dalam sayuran dan buah-buahan.Ibu Hamil            Ibu hamil adalah seorang wanita yang mengandung dimulai dari konsepsi (bertemunya sel telur dan sel sperma) sampai lahirnya janin/ jabang bayi. Lamanya hamil normal adalah 280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari) dihitung dari hari pertama haid terakhir (HPHT).Gizi SeimbangGizi seimbang adalah susunan makanan sehari-hari yang mengandung  zat-zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memperhatikan prinsip keanekaragaman atau variasi makanan, aktivitas fisik, kebersihan, dan berat badan ideal. Gizi seimbang di Indonesia divisualisasikan dalam bentuk Tumpeng Gizi Seimbang (TGS) yang sesuai dengan budaya Indonesia. TGS dirancang untuk membantu setiap orang memilih makanan dengan jenis dan jumlah yang tepat sesuai dengan berbagai kebutuhan menurut usia (bayi, balita, remaja, dewasa dan usia lanjut), dan sesuai keadaan kesehatan (hamil, menyusui, aktivitas fisik, sakit).Ada 13 Pesan umum Gizi Seimbang, yaitu :Makan aneka ragam makananMakan makanan yang memenuhi kebutuhan energiMakan sumber karbohidrat setengah dari kebutuhan energiBatasi lemak seperempat dari kecukupan energiGunakan garam beryodiumMakan makanan sumber zat besiBeri ASI pada bayi sampai umur enam bulanBiasakan makan pagiMinum air bersih, aman dan cukup jumlahnyaBeraktifitas fisik dan olah raga secara teraturHindari minum minuman beralkoholMakan makanan yang aman bagi kesehatanBaca label pada makanan kemasan.Sementara itu untuk ibu hamil ada tambahan 4 pesan khusus, yaitu :a) Biasakan mengkonsumsi aneka ragam makanan;  b) Batasi mengkonsumsi garam; c)  Minum air putih yang banyak dand) Batasi minum kopi.Berikut nutrisi penting yang perlu dipenuhi ibu hamil:1.Folat dan Asam FolatFolat adalah vitamin B yang berperan penting dalam mencegah cacat tabung saraf pada bayi, yaitu kelainan serius pada otak dan sumsum tulang belakang. Sedangkan asam folat merupakan bentuk sintetis folat yang dapat ditemukan dalam suplemen dan makanan yang bergizi. Suplemen asam folat sudah terbukti dapat menurunkan risiko kelahiran prematur.American College of Obstetrics and Gynecology (ACOG) merekomendasikan ibu untuk mengonsumsi 600-800 mikrogram folat selama kehamilan. Ibu bisa mendapatkan asupan folat dari makanan, seperti hati, kacang-kacangan, telur, sayuran berdaun hijau tua, serta kacang polong.Selain mengonsumsi makanan sehat, pastikan ibu meminum vitamin prenatal setiap hari yang idealnya dimulai tiga bulan sebelum pembuahan untuk membantu memenuhi nutrisi penting ini.2.KalsiumKalsium merupakan nutrisi penting yang perlu ibu penuhi guna membentuk tulang dan gigi bayi yang kuat. Kalsium juga membantu sistem peredaran darah, otot, dan saraf ibu berjalan dengan normal.Wanita hamil membutuhkan 1000 miligram kalsium yang bisa dibagi dalam dua dosis 500 miligram per hari. Sumber kalsium yang baik bisa ditemukan pada susu, yoghurt, keju, ikan dan seafood yang rendah merkuri, seperti salmon, udang, dan ikan lele, tahu yang mengandung kalsium dan sayuran berdaun hijau tua.3.Vitamin DVitamin D membantu membangun tulang dan gigi bayi yang kuat. Ibu hamil membutuhkan asupan vitamin D sebanyak 600 unit internasional (IU) per hari. Ikan berlemak seperti salmon merupakan sumber vitamin D yang baik. Pilihan makanan lainnya untuk mendapatkan asupan vitamin D, yaitu susu dan jus jeruk.4.ProteinProtein juga merupakan nutrisi penting yang harus dipenuhi selama kehamilan untuk memastikan pertumbuhan yang baik dari jaringan dan organ bayi, termasuk otak. Nutrisi ini membantu pertumbuhan jaringan payudara dan rahim ibu selama kehamilan. Protein berperan dalam meningkatkan suplai darah ibu, sehingga memungkinkan untuk mengirimkan lebih banyak darah ke bayi.Kebutuhan protein ibu meningkat selama tiap trimester kehamilan. Ibu hamil perlu mengonsumsi sekitar 70 hingga 100 gram protein setiap hari, tergantung pada berat badan dan trimester kehamilan ibu saat ini. Bicarakan dengan dokter kandungan untuk mengetahui berapa banyak jumlah protein yang ibu butuhkan secara khusus.Sumber protein yang baik untuk ibu hamil meliputi daging sapi tanpa lemak, ayam, ikan salmon, kacang-kacangan, selai kacang, kacang polong, dan keju cottage.5.Zat BesiTubuh ibu membutuhkan zat besi untuk membuat hemoglobin, yaitu protein dalam sel darah merah yang bertugas membawa oksigen ke jaringan. Selama kehamilan, ibu membutuhkan asupan zat besi dua kali lipat dari yang dibutuhkan wanita tidak hamil. Tubuh ibu membutuhkan zat besi untuk membuat lebih banyak darah untuk memasok oksigen ke bayi.Bila ibu tidak mendapatkan asupan zat besi yang cukup, ibu akan mengalami anemia defisiensi besi yang dapat menyebabkan ibu menjadi mudah lelah. Anemia defisiensi besi yang parah selama kehamilan juga meningkatkan risiko kelahiran prematur, bayi terlahir dengan berat badan yang rendah, dan depresi postpartum.Ibu hamil membutuhkan 27 miligram zat besi sehari. Cara untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut adalah dengan mengonsumsi makanan, seperti daging merah tanpa lemak, unggas, dan ikan. Pilihan makanan lain yang mengandung zat besi, yaitu sereal yang diperkaya zat besi, kacang-kacangan, dan sayuran.Itulah nutrisi penting untuk ibu hamil. Selain dengan mengonsumsi makanan sehat, ibu juga bisa memenuhi kebutuhan nutrisi ibu dengan minum suplemen. Namun, sebaiknya bicarakan terlebih dahulu pada dokter kandungan tentang suplemen yang ingin dikonsumsi.Bahan Makanan Yang Dihindari dan Dibatasi Oleh Ibu Hamil1.      Menghindari makanan yang diawetkan karena biasanya mengandung bahan tambahan makanan yang kurang aman2.      Menghindari daging/telur/ikan yang dimasak kurang matang karena mengandung kuman yang berbahaya untuk janin3.      Membatasi kopi dan coklat didalamnya terdapat kandungan kafein yang dapat meningkatkan tekanan darah4.      Membatasi makanan yang mengandung energy tinggi seperti yang banyak mengandung gula, lemak misalnya keripik, cake5.      Membatasi makanan yang mengandung gas contoh nangka, kol, ubi jalar karena dapat menyebabkan keluhan nyeri ulu hati pada ibu hamil6.      Membatasi konsumsi minuman ringan (soft drink) karena mengandung energy tinggi yang berakibat pada berat badan ibu hamil meningkat berlebihan dan bayi lahir besar

dr. Isnadiar 23 Jun 2026
Thumbnail
Persalinan
Tanda Bahaya Kehamilan yang Harus Diwaspadai

Salam sehat untuk semua calon ibu dan ayah, yang sedang menanti kelahiran ananda tercinta. Selama kehamilan bisa saja ibu mengalami sesuatu hal yang ternyata adalah tanda bahaya kehamilan. Dalam buku kesehatan ibu dan anak yang didapatkan dari pelayanan kesehatan juga dijelaskan apa saja tanda bahaya ibu hamil. Para ibu bisa membaca dan menanyakan kepada bidan atau tenaga kesehatan yang mendampingi bunda selama hamil. Jika mengalami salah satu atau lebih tanda diantaranya segera datang ke pelayanan kesehatan terdekat ya bunda.Berikut ini adalah beberapa tanda bahaya kehamilan antara lain :1.    Perdarahan dari vagina     Ibu hamil harus waspada jika mengalami pendarahan, hal ini bisa menjadi tanda bahaya yang dapat mengancam baik pada janin maupun ibu. Jika mengalami pendarahan pada saat usia kehamilan muda, bisa menjadi tanda mengalami keguguran, kehamilan anggur atau kehamilan di luar kandungan yang terganggu. Namun, jika mengalami pendarahan pada usia hamil tua, bisa menjadi pertanda plasenta menutupi jalan lahir.2.    Mual dan muntah terus menerus     Pada trimester pertama kehamilan ibu hamil sering mengalami mual-muntah. Namun jika mual-muntah tersebut terjadi terus-menerus dan berlebihan bisa menjadi tanda bahaya pada masa kehamilan. Hal itu dikarenakan dapat menyebabkan tubuh lemah, nafsu makan berkurang, berat badan menurun, kekurangan gizi, dehidrasi, dan penurunan kesadaran. Jika ibu hamil mengalami hal ini segera datang ke pelayanan kesehatan untuk mendapat penanganan lebih lanjut.3.    Demam     Hal ini harus diwaspadai oleh ibu hamil karena bisa saja menandakan adanya infeksi, ibu hamil yang mengalami demam tinggi harus segera periksa ke pelayanan kesehatan untuk mendapat penanganan lebih cepat.4.    Janin kurang aktif bergerak     Jika gerakan janin dirasa berkurang atau tidak aktif bergerak atau bahkan tidak bergerak segera datang ke pelayanan kesehatan untuk memastikan kondisi janin. Hal ini merupakan salah satu tanda bahaya pada masa kehamilan. Berkurangnya gerakan janin bisa disebabkan oleh kondisi ibu atau kondisi janin yang bersangkutan.5.    Bengkak-bengkak di beberapa bagian tubuh     Perubahan bentuk tubuh seperti penambahan berat badan sering dialami oleh ibu hamil. Ibu juga bisa mengalami bengkak- bengkak pada tangan kaki dan wajah. Akan tetapi jika disertai dengan adanya keluhan pusing kepala, pandangan kabur, nyeri ulu hati, atau kejang, ibu hamil segera periksa ke pelayanan kesehatan karena bisa saja merupakan tanda terjadinya pre eklampsia pada ibu hamil.6.    Air ketuban pecah sebelum waktunya     Jika ibu hamil merasakan air ketuban pecah sebelum waktunya melahirkan, segera periksa ke pelayanan kesehatan. Hal ini dapat membahayakan kondisi ibu dan janin, bisa mempermudah terjadinya infeksi dalam kandungan dan bisa saja tanda terjadi persalinan prematur.     Nah, bunda itulah beberapa tanda bahaya kehamilan yang harus bunda ketahui agar bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Jika bunda  mengalami salah satu atau lebih tanda bahaya tersebut segera datang ke pelayanan kesehatan.

dr. Isnadiar 23 Jun 2026